Senin, 28 Oktober 2013

Sistem Informasi Berbasis Komputer


.Sistem Informasi Berbasis Komputer
Telah diketahui bahwa informasi merupakan salah satu sumber daya yang sngat diperlukan bagi managemen dalam pengambilan keputusan .Untuk mendapatkan informasi tersebut perlu adanya sebuah sistem yang mengolah data menjadi sebuah sistem informasi yang beharga .Sistem tersebut disebut dengan information processing system atau lebih dikenal dengan sistem informasi .Sistem informasi sendiri dapat dibedakan menjadi dua yaitu sistem informasi manual dan sistem informasi berbasis komputer .Sistem informasi berbasis komputer merupakan suatu sistem pengolahan data menjadi informasi dengan menggunakan alat bantu pengambilan keputusan .Dalam sistem informasi berbasis komputer ini memiliki arti bahwa komputer mempunyai peranan yang sangat penting didalam sebuah sistem informasi tersebut.
Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
Sistem Informasi Akuntansi (SIA)Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Bodnard dan Hopwood (2000:23) sistem informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya seperti manusia dan peralatan yang diatur untuk mengubah data menjadi informasi. Menurut Baridwan (1996:4) sistem informasi akuntansi adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan komunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan kepada pihak-pihak luar (seperti inspeksi pajak, investor dan kreditur ) dan pihak-pihak dalam (terutama manajemen )
Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
1.      Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
2.      Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
3.      Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.

 SIA terdiri dari 3 subsistem:
1.      Sistem pemrosesan transaksi mendukung proses operasi bisnis harian.
2.      Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
3.      Sistem Penutupan dan pembalikan. Merupakan pembalikan dan penutupan dari laporan yang          dibuat dengan jurnal pembalik dan jurnal penutup.

 Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi. Bagaimana pun juga sistem informasi manajemen di laksanakan dengan kerja bersama. Dengan mendukung semua ide dari masing-masing group yang melakukan kerja dilapangan dan bagaimana kita memberikan semangat yang tinggi buat karyawan.

Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
·         Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas              utama pada value chain secara efektif dan efisien.
·         Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
·         Meningkatkan efisiensi
·         Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
·         Meningkatkan sharing knowledge
·         menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

 Perbedaan SIA dan SIM :
·   SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan            informasi keuangan sedang
·    SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan                                             mengkomunikasikan semua tipe informasi
·    Contoh SIA sebagai pusat informasi perusahaan :
·     Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam                 jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan             keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
·      Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan           dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses           hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
·       Selanjutnya kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari                              keputusan yang sesuai.

Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
Sistem Pendukung Keputusan (SPK)Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) / Decision Support Sistem (DSS) pertama kali diungkapkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Management Decision Sistem. Sistem tersebut adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang ditujukan untuk membantu pengambil keputusan dengan memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur [10].Istilah SPK mengacu pada suatu sistem yang memanfaatkan dukungan komputer dalam proses pengambilan keputusan. Untuk memberikan pengertian yang lebih mendalam, akan diuraikan beberapa difinisi mengenai SPK yang dikembangkan oleh beberapa ahli, diantaranya oleh Man dan Watson yang memberikan definisi sebagai berikut, SPK merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur. 

Karakteristik dan Nilai GunaKarakteristik sistem pendukung keputusan adalah :
1.      Sistem Pendukung Keputusan dirancang untuk membantu pengambil keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menambahkan kebijaksanaan manusia dan informasi komputerisasi.

2.      Dalam proses pengolahannya, sistem pendukung keputusan mengkombinasikan penggunaan model-model analisis dengan teknik pemasukan data konvensional serta fungsi-fungsi pencari / interogasi informasi.
3.      Sistem Pendukung Keputusan, dirancang sedemikian rupa sehingga dapat digunakan/dioperasikan dengan mudah.
4.      Sistem Pendukung Keputusan dirancang dengan menekankan pada aspek fleksibilitas serta kemampuan adaptasi yang tinggi.

OA(Office Automation)
 Pengertian OA ( Office Automation )Office Automation / Otomatisasi Kantor adalah penggunaan alat elektronik untk memudahkan komunikasi formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi dengan orang-orang di dalam dan di luar perusahaan untuk meningkatkan produktivitas.Mencakup semua sistem formal dan informal yang pada intinya menekankan pada komunikasi informasi dari dan kepada orang-orang dalam perusahaan. 
 Tujuan OA ( Office Automation ):
1.      Penggabungan dan penerapan teknologi
2.      Memperbarui proses pelaksanaan pekerjaan di kantor
3.       Meningkatkan produktivitas dan efektifitas pekerjaan
 Pemakai OA ( Office Automation )
Office Automation (OA) digunakan oleh semua orang yang bekerja di dalam kantor, namun pengguna OA tersebut dikategorikan dalam empat jenis, yaitu:
Manajer,Professional, Sekretaris, Pegawai Administratif Aplikasi OA (Office Automation) a.      Pengolah Kata (Word Processing)Penggunaan alat elektronik yang secara otomatis melaksanakan banyak tugas-tugas yang diperlukan untuk menyiapkan dokumen yang diketik atau dicetak.
b.      Surat Eletronik (E-mail)Dikenal popular sebagai email, yang merupakan penggunaan jaringan computer yang memungkinkan para pemakai mengirim, menyimpan dan menerima pesan-pesan dengan menggunakan terminal computer dan alat penyimpanan. Terminal dapat berupa alat keyboard online apa saja, termasuk workstation,yang memungkinan entry surat dan menampilkan surat. Penyimpanan sekunder dalam computer pusat menjadi tempat kontak surat elektronik para pemakai dan perangkat lunak surat elektronik mengendalikan proses tersebut.
c.       Pesan Suara (Voice mail)Mirip dengan surat elektronik, namun dalam voice mail pesan yang dikirimkan berupa suara. Voice mail memerlukan computer dengan kemampuan menyimpan pesan audio dalam bentuk digital dan mengubahnya kembali menjadi bentuk audio saat dipanggil.
d.      Kalender Elektronik (Electronic Calendering)Penggunaan jaringan computer untuk menyimpan dan mengambil kalender pertemuan manajer. Manajer atau sekretaris manajer dapat memasukkan pertemuan-pertemuan, membuat perubaah dan menelaah kalender itu dengan menggunakan terminal keryboard. Konfigurasi peralatannya tepat sama dengan E-mail. Kenyataannya, biasanya perangkat lunak e-mail menyertakan kemampuan kalender elektronik.
e.       Konferensi Audio ( Audio Conferencing)Penggunaan peralatan komunikasi suara untuk membuat suatu hubungan audio dengan orang-orang yang tersebar secara geografis dengan tujuan melaksanakan konferensi. Konferensi telepon merupakan bentuk pertama konferensi audio dan masih digunakan. Konferensi audio tidak memerlukan suatu computer, Konferensi audio hanya melibatkan penggunaan fasilitas komunikasi dua arah.
f.        Konferensi Video ( Video Conferencing)Penggunaan peralatan televise untuk menghubungkan para peserta konferensi yang tersebar secara geografis, peralatan tersebut menyediakan hubungan audio dan video.
g.      Konferensi Komputer ( Computer Conferencing )Penggunaan jaringan computer yang memungkinkan para anggota dengan karakteristik bersama bertukar informasi mengenai suatu topic tertentu. Konferensi computer adalah bentu e-mail yang lebih disiplin.
h.      Transmisi Faximile / FAX ( Faximile Transmision )Penggunaan peralatan khusus yang dapat membaca dokumen pada salah satu saluran komunakasi dan membuat salinannya di saluran yang satunya.
i.         Video TextPenggunaan computer untuk menampillkan pada layar CRT materi narasi dan grafik yang tersimpan.
j.        Pencitraan ( Image Storage dan Retrieval )Penggunaan pengenal karakter secara optic untuk mengubah catatan-catatan kertas atau microform menjadi format digital untuk disimpan di dalam alat penyimpanan sekunder.
k.       Dekstop PublishingPenggunaan computer untuk menyiapkan output tercetak yang kualitasnya sangat mirip dengan yang dihasilkan oleh typesetter.

Sistem Pakar
Sistem PakarSistem pakar  adalah sistem informasi yang berisi dengan pengetahuan dari pakar sehingga dapat digunakan untuk konsultasi. Pengetahuan dari pakar di dalam sistem ini digunakan sebagi dasar oleh Sistem Pakar untuk menjawab pertanyaan (konsultasi).
Kepakaran (expertise) adalah pengetahuan yang ekstensif dan spesifik yang diperoleh melalui rangkaian pelatihan, membaca, dan pengalaman. Pengetahuan membuat pakar dapat mengambil keputusan secara lebih baik dan lebih cepat daripada non-pakar dalam memecahkan problem yang kompleks. Kepakaran mempunyai sifat berjenjang, pakar top memiliki pengetahuan lebih banyak daripada pakar yunior. Tujuan Sistem Pakar adalah untuk mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian ke orang lain (yang bukan pakar).
Kepakaran (expertise) adalah pengetahuan yang ekstensif dan spesifik yang diperoleh melalui rangkaian pelatihan, membaca, dan pengalaman. Pengetahuan membuat pakar dapat mengambil keputusan secara lebih baik dan lebih cepat daripada non-pakar dalam memecahkan problem yang kompleks. Kepakaran mempunyai sifat berjenjang, pakar top memiliki pengetahuan lebih banyak daripada pakar yunior. 
Tujuan Sistem Pakar : mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian ke orang lain (yang bukan pakar).
Kelebihan Sistem PakarSecara garis besar, banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, antara lain :
1.     Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
2.     Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
3.     Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
4.     Meningkatkan output dan produktivitas.
5.     Meningkatkan kualitas.
6.     Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar
7.     Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
8.     Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
9.     Memiliki reabilitas.
10. 
  Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.
11. 
  Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap
12. 
  Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.
13.
   Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
14. 
  Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan

Kelemahan Sistem
Di samping memiliki beberapa keuntungan, sistem pakar juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain :
1.     Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya relatif mahal karena   diperlukan           banyak data.
2.     Perlu admin khusus yang selalu update informasi dalam bidang yang sesuai.
3.     Pengembangan perangkat lunak sistem pakar lebih sulit dibandingkan perangkat lunak                   konvensional


Sumber :  http://idwikipedia.org/wiki/Sistem_pakar
               www.slideshare.net/jovienana/sistem-pakar-12645520
               repository.usu.ac.id/bitstream/.../4/Chapter%20II.pdf
               widodoherianto.staff.gunadarma.ac.id/.../SISTEM+Informasi.         
               elib.unikom.ac.id/download.php?id=135325

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Home

Hello Kitty Kimono Dress